Bandar Seri Begawan – Jabatan Ukur, Kementerian Pembangunan Brunei Darussalam, menyelenggarakan Seminar dan Rangkaian Kegiatan Ilmu Falak dan Astronomi sebagai bagian dari Brunei Mid-Year Conference and Exhibition (MYCE) 2026. Mengusung tema “Menjelajahi Ilmu Falak dan Astronomi: Mengungkap Keindahan Alam Semesta”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat tentang ilmu falak dan astronomi melalui seminar, pelatihan, serta pengamatan langsung fenomena langit. Rangkaian kegiatan diawali dengan Rukyat Hilal Muharam 1448 H pada 15 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–19.00 waktu setempat ini dilaksanakan di beberapa lokasi, yaitu Taman Rekreasi Tanjung Batu, Bukit Agok (Daerah Brunei dan Muara), Bangunan Hilal Bukit Ambog (Daerah Tutong), serta Bangunan Hilal Bukit Lumut (Daerah Belait). Melalui kegiatan ini, peserta mempelajari proses penentuan awal bulan Hijriah melalui observasi hilal secara langsung. Selanjutnya, pada 21 Juni 2026, digelar Astro Adventures Boot Camp di Taman Jubli Perak, Daerah Brunei dan Muara. Program ini dirancang untuk memperkenalkan dasar-dasar astronomi melalui berbagai aktivitas edukatif, pengamatan langit, dan praktik lapangan yang menarik bagi peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan berikutnya adalah Explore the Milky Way yang berlangsung pada 5–6 Juli 2026 di Taman Rekreasi Hutan Luagan Lalak, Daerah Belait. Selama dua hari, peserta diajak mengamati keindahan Galaksi Bima Sakti sekaligus mengenal berbagai objek langit dengan bimbingan para instruktur. Puncak kegiatan akan berlangsung melalui Seminar Ilmu Falak dan Astronomi pada 7 Juli 2026 di Dewan Mawaddah, Setia Point Co., Daerah Brunei dan Muara. Seminar yang berlangsung pukul 09.00–16.00 waktu setempat ini menghadirkan para pakar untuk membahas perkembangan ilmu falak, astronomi, serta pemanfaatannya dalam kehidupan masyarakat. Panitia juga menyediakan beberapa pilihan paket pendaftaran sehingga peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan atau memilih program tertentu sesuai minat. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Jabatan Ukur Brunei Darussalam berharap dapat menumbuhkan minat masyarakat terhadap ilmu falak dan astronomi sekaligus memperkuat budaya ilmiah dalam memahami fenomena alam semesta.
