MEDAN — Persatuan Jurufalak Syarie Malaysia (JUFAS) akan menggelar International Falak Expedition 2026 di Sumatera Utara pada 24-26 Rabiulawal 1448/ 6–8 September 2026. Kegiatan selama tiga hari dua malam ini mengusung semangat “Jelajah Ilmu, Hayati Ciptaan, Kukuhkan Iman” dengan memadukan kajian ilmu falak, eksplorasi alam, pengenalan budaya, dan silaturahmi. Ekspedisi tersebut akan menyusuri sejumlah destinasi di Sumatera Utara, meliputi Medan, Berastagi, Danau Toba, dan Pulau Samosir. Salah satu agenda akademik ke Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) adalah “International Islamic Astronomy Colloqium”. Rangkaian perjalanan dirancang tidak hanya sebagai wisata, tetapi juga sebagai sarana memperluas wawasan keilmuan dan menumbuhkan apresiasi terhadap alam serta kebudayaan setempat. Dari sisi falak, peserta diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan fenomena alam dan praktik pengamatan benda-benda langit. Materi dan aktivitas ekspedisi juga diarahkan untuk memperkuat keterkaitan antara ilmu pengetahuan, kekaguman terhadap ciptaan Allah, dan penguatan keimanan. Program ini terbuka bagi pelajar, pensyarah atau dosen, peminat astronomi Islam (falak), serta pencinta alam dan budaya. Penyelenggara mencantumkan sejumlah fasilitas dalam yuran penyertaan sebesar RM500, tidak termasuk tiket penerbangan yang dibeli sendiri oleh peserta. Fasilitas tersebut meliputi pengangkutan selama program di Sumatera Utara, penginapan selama dua malam, sarapan di hotel, tiket masuk lokasi lawatan, lawatan ilmiah dan kebudayaan, serta sijil atau sertifikat penyertaan. Berastagi, Danau Toba, dan Pulau Samosir menjadi daya tarik utama perjalanan. Ketiga kawasan tersebut menawarkan perpaduan panorama alam, kehidupan masyarakat, dan kekayaan budaya yang dapat menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi peserta. Melalui International Falak Expedition 2026, JUFAS berupaya menghadirkan kegiatan yang menggabungkan ilmu, perjalanan, dan refleksi keagamaan. Ekspedisi ini sekaligus menjadi ruang pertemuan bagi para peminat ilmu falak dari berbagai latar belakang untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman, dan memperluas perspektif tentang astronomi Islam. Informasi dalam poster mencantumkan kontak Dr. Muhammad Ridzuan melalui nomor 019-3839916 untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran. Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan pesan Al-Qur’an dari Surah An-Nahl ayat 16 tentang tanda-tanda petunjuk di jalan dan bintang-bintang sebagai penunjuk arah. Kehadiran peserta dari Malaysia dan berbagai latar belakang diharapkan memperkuat hubungan keilmuan dan kebudayaan antara kedua negara, sekaligus memperkenalkan potensi Sumatera Utara sebagai destinasi edukatif bernilai dan inspiratif.
