PATTANI — Pakar astronomi Islam terkemuka Malaysia, Assoc. Prof. Dato’ Dr. Abdul Halim bin Abdul Aziz, mengajak umat Islam dunia untuk mulai serius mewujudkan dan menerima Kalender Hijriah Global sebagai instrumen pemersatu umat. Seruan tersebut disampaikan dalam “Foundation of Islamic Astronomy Development in The Malay World and Contemporary Issues” di Universiti Fatoni Pattani Thailan pada tanggal 18 Januari 2026/29 Rajab 1447. Hal ini sejalan dengan kiprah dan perhatian beliau yang konsisten terhadap pengembangan ilmu falak dan sistem penanggalan Islam. Dato’ Dr. Abdul Halim saat ini merupakan anggota Majlis Penasihat Persatuan Falak Syar’i Malaysia (PFSM) serta anggota Panel Pakar Astronomi Islam di bawah Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) dan Falak Negeri Pulau Pinang. Peran strategis ini menempatkannya sebagai salah satu tokoh penting dalam pengambilan kebijakan dan pengembangan ilmu falak di Malaysia. Sebagai akademisi dan ilmuwan, Dato’ Dr. Abdul Halim memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang astronomi. Ia meraih gelar PhD dari University of Manchester, MSc dari Birkbeck College, University of London, serta BSc dari Lanchester Polytechnic, Inggris. Keilmuan tersebut menjadi fondasi utama dalam gagasannya mengenai pentingnya sistem kalender Islam yang bersifat global, ilmiah, dan dapat diterima lintas negara. Saat ini, beliau juga menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) LISAF A Centre, sebuah lembaga nirlaba yang bergerak dalam pengembangan riset dan pendidikan astronomi Islam. Fokus penelitiannya meliputi almanak astronomi, interaksi Matahari–Bumi, studi Bulan dan gerhana, waktu salat dan arah kiblat, serta pengembangan kalender Hijriah dan kalender Islam global. Berbagai karya ilmiah dan buku telah dihasilkan sebagai kontribusi nyata bagi pengembangan sains Islam kontemporer. Atas dedikasinya, Dato’ Dr. Abdul Halim dianugerahi Tokoh Maal Hijrah Negeri Pulau Pinang 1447 H / 2025 M, sebagai pengakuan atas jasa dan kontribusi panjangnya dalam bidang sains dan astronomi Islam. Melalui gagasan Kalender Hijriah Global, beliau berharap umat Islam dapat melangkah menuju persatuan waktu dan peradaban yang lebih terintegrasi di tingkat dunia.
