KUALA LUMPUR, Pada hari Selasa, 30 Zulhijah 1447/ 16 Juni 2026 — Bulan Falak Malaysia 2026 resmi diluncurkan dengan berbagai program dan kegiatan yang akan diselenggarakan sepanjang bulan Muharam di seluruh Malaysia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ilmu falak atau astronomi Islam serta memperkuat perannya dalam kehidupan umat Muslim. Persatuan Falak Syar’i Malaysia (PFSM) menyampaikan bahwa peringatan Bulan Falak Malaysia telah dilaksanakan secara nasional maupun di tingkat negara bagian sejak tahun 1443 Hijriah. PFSM menyambut baik berbagai upaya yang dilakukan oleh sejumlah lembaga dalam mengembangkan dan mempopulerkan ilmu falak kepada masyarakat luas. Berbagai pihak yang terlibat antara lain Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), Jabatan Mufti Negeri-Negeri, Jabatan Ukur dan Pemetaan Malaysia (JUPEM), organisasi nonpemerintah (NGO), serta klub-klub falak di sekolah. Kolaborasi tersebut dinilai berhasil menghidupkan berbagai aktivitas falak di seluruh negeri, khususnya yang berkaitan dengan penentuan waktu ibadah, arah kiblat, kalender Hijriah, dan pengamatan fenomena astronomi. Tahun ini, Bulan Falak Malaysia mengusung tema “Satu Ummah Satu Kiblat”, yang menegaskan pentingnya persatuan umat Islam melalui pemahaman yang benar terhadap arah kiblat sebagai simbol kesatuan. Sejumlah program edukatif, seminar, ceramah, pelatihan, dan kegiatan observasi langit akan digelar di tingkat federal maupun negara bagian oleh berbagai instansi dan organisasi terkait. PFSM juga menegaskan komitmennya untuk terus memperluas penyebaran ilmu falak kepada seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat umum diundang untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang akan diumumkan secara berkala melalui kanal informasi resmi. Selain itu, PFSM bekerja sama dengan EFFAH Travel tengah mempersiapkan peluncuran Program Umrah Gerhana 2027. Program tersebut akan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunaikan ibadah umrah sekaligus menyaksikan fenomena gerhana yang diperkirakan terjadi pada tahun depan di Mekah. PFSM berharap ilmu falak terus dipelajari, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi mendatang agar tetap relevan serta menjadi bagian penting dari khazanah keilmuan Islam.
